Thursday, March 17, 2011

Membunuh diri...

Tidak ada yang tahu kecuali Allah, berapa malam telah kami lewatkan untuk mengungkap kondisi umat dan berbagai fenomena yang melekat pada kehidupan mereka, mendiagnosa berbagai cela dan penyakit-penyakitnya, kemudian merancang pengobatan dan pemberantasan terhadap penyakitnya. Begitu sedihnya kami, sampai-sampai menetes air mata ini setiap kali memikirkan mereka.

Di sisi lain, kami sering dibuat heran oleh perilaku sebagian kalangan umat ini. Bagaimana tidak? Di saat kami mendapatkan jiwa-jiwa kami dalam keadaan sibuk mencurahkan perhatian sepenuh perasaan, sementara mereka para penganggur itu menghabiskan waktunya untuk begadang sepanjang malam di warung-warung kopi atau di diskotek-diskotek yang bergelimang kerusakan dan kemaksiatan. Jika anda bertanya kepada salah seorang di antara mereka atas apa yang mereka perbuat dalam kesibukan-kesibukan yang tidak bermakna dan memuakkan itu, maka ia akan menjawab, "Saya sekadar ingin membunuh (menghabiskan) waktu." Dia tidak menyadari bahwa barangsiapa yang membunuh waktunya, sesungguhnya sama saja dengan membunuh dirinya sendiri, karena waktu adalah kehidupan itu sendiri. (Risalah Muktamar Kelima)


Sudah berkali-kali saya membunuh diri.. Sedih sangat..

No comments:

There was an error in this gadget