Thursday, October 12, 2006

Kesibukan...

Kadangkala kesibukan benar-benar menguji kita. Istilah sibuk tidak dapat lari dari dirisaya sebagai seorang pelajar perubatan. Masa untuk Allah juga gagal diperuntukkan dengan baik. Semestinya kita memahami makna ibadat khusus dan ibadat umum dan sewajarnya sebagai muslim, 24 jam sehari perlu dijadikan ibadah.

Namun marsum maya dari seorang teman menyentak hati saya. “Siapa yang tilawah satu juz per hari dan mentadabburi artinya? Ianya hanya pejuang-pejuang yang benar-benar berniat bersungguh-sungguh untuk berjuang menegakkan kalimat Allah”. Ya, kadangkala Ramadhan yang saya lalui kini seakan tidak bermakna apabila tidak sempat membaca Alquran satu juzuk atau barangkali dua juzuk sehari. Kesibukan memang benar-benar membataskan segalanya. Namun saya kira kata-kata sahabat saya itu ada benarnya. Malunya untuk mengatakan diri ini pejuang, andai tidak mampu berjuang untuk membaca Alquran sebanyak satu juzuk sehari.

Emailnya yang lain juga buat saya semakin tersentak. Kata-katanya yang terakhir menusuk hati dan perasaan. “Sesungguhnya Allah telah menuntunmu kejalan-Nya. Buktinya kertas nasihat ini telah kau baca”. Saya kira ada baiknya saya berkongsi marsum maya itu di sini.

Saudariku, bukankah kamu mempunyai kebutuhan kepada Allah? Baik berhubungan dengan urusan dunia maupun akhirat. Atau kamu merasa tidak memerlukan Allah? Apakah kamu sudah dapat memecahkan seluruh masalahmu? Apakah kamu sudah bebas dari kesusahan atau kesedihan? Tidakkah kamu mengadukan betapa kerasnya hatimu? Apakah kamu tidak sedih meninggalkan Al-Qur’an? Apakah kamu tidak merasa hina di sisi Allah? Kamu tenggelam dalam nikmat dan karunia-Nya tapi mengapa kamu terlambat atau malah memutuskan hubungan dengan Allah? Allah mencintaimu tapi mengapa kamu tidak mencintai-Nya? Allah memberikan kesempatan untuk meraih surga-Nya dan memberimu kekuatan untuk menaati-Nya tapi mengapa kamu malah mengabaikan-Nya?

Allah menjadikan malaikat sujud kepada bapakmu, Adam. Bahkan Allah mengusir iblis dari langit-Nya karena iblis tidak mau bersujud kepada Adam. Dan bukankah kamu masih termasuk bagian keturunan Adam? Ketahuilah Allah menyuruhmu untuk mengingat-Nya, bukan karena Allah ingin mendapat manfaat. Namun Allah ingin mengingatkanmu akan kemuliaan-Nya dan dzikir menjadi obat kegelisahan hatimu.

Allah memberi cobaan kepadamu agar kamu mengetahui nilai dunia dan hakikatnya sehingga kamu memandang akhirat, negeri abadi, ini semua karena Allah mencintaimu……….. Sesungguhnya “atas nama cinta Allah” dunia ini diciptakan untukmu.

Berapa kali kamu memohon kepada Allah dalam kesusahan yang menimpamu. Ketika kesusahan itu lepas darimu, kamu melupakan Allah. Ketika kamu naik pesawat terbang lalu kamu berdo’a kepada Allah, dan Allah pun menjagamu. Namun ketika sampai di bandara, kamu melupakan Allah. Kamu melupakan Allah setelah sukses esok hari dan jika gagal, kamu memohon kepada-Nya. Betapa kufurnya dirimu terhadap apa yang telah Allah berikan kepadamu.

Wahai saudariku, seandainya dosa-dosamu mencapai langit lalu kamu memohon ampun kepada Allah maka Allah mengapunimu dan tak peduli betapa banyak dosamu (hadits Qudsi). Allah Maha Pengampun atas dosa-dosa hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Janganlah kamu berputus asa dari kasih sayang Allah. Mohonlah Hidayah kepada-Nya dan bersabarlah. Ketahuilah bahwa hidayah itu berawal dari tawakal dan menuntut ilmu.

Jika Allah tidak mencintaimu, maka Allah tak akan melapangkan hatimu untuk masuk ke dalam agama islam. Alam semesta dan jagad raya ini menunjukkan kepadamu kekuasaan Allah. Bagaimana mungkin, orang yang melihat tanda-tanda keagungan Allah tapi tidak mau menyembah Allah. Setiap manusia yang berinteraksi denganmu ingin mendapat untung darimu. Sedangkan Allah menghidupkanmu agar kamu mendapatkan keuntungan /kebaikan dari-Nya. Jika kamu melakukan kesalahan maka itu hanya dihitung sebagai 1 kesalahan saya dan itu pun sangat cepat diampuni-Nya dengan taubat sungguh-sungguh.

“Jika hamba-Ku melakukan 1 kebaikan, Aku menulis 10 sampai 700 kali pahalanya sedangkan jika hambaKu melakukan 1 kejahatan maka Aku hanya menulis 1 dosa saja.”

“Allah swt. menciptakan 100 rahmat saat menciptakan langit dan bumi. Allah menjadikan di bumi 1 rahmat, yang dengannya seorang ibu bisa berkasih sayang dengan anaknya, begitu pula dengan binatang liar. Dan 99 rahmat lagi disempurnakan seluruhnya pada hari kiamat.”

Berdo’alah kepada Allah dan menangislah kepada-Nya sebelum pintu taubat dan hidayah tertutup ( sebelum kamu meninggal).

Segala puji bagi Allah. Simpanlah ilmu ini dalam hatimu, sesungguhnya Allah telah menuntunmu kejalan-Nya. Buktinya kertas nasihat ini telah kau baca.

No comments:

There was an error in this gadget